Satu Tewas, Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Malalak
![]() |
| ILUSTRASI |
Menurut Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, sepanjang Selasa (25/11) mulai siang hingga malam, kawasan Malalak diguyur hujan lebat dan membuat aliran air di Sungai Talago meluap dengan kedalaman sekitar tiga meter.
“Sekitar pukul 17.00 WIB, saya mendapat kabar ada warga yang hanyut di sungai yang bernama Dayak bersama anaknya bernama Minan. Biasanya korban pergi ke sawah pada pagi hari dan pulang sore dengan melintasi jembatan darurat,” ujar Amir Koto, Rabu (26/11).
“Kami menduga, disaat korban akan pulang ke rumah setelah mengurus sawahnya, korban tergelincir dan jatuh ke sungai. Atas kejadian ini, warga dan pihak keluarga bersama-sama mencari korban. Sekitar pukul 22.00 WIB, korban ditemukan di dalam sungai oleh salah seorang warga bernama Badu, sekitar 600 meter dari lokasi jembatan. Ketika ditemukan, korban sudah tidak bernyawa lagi,” ujar Amir Koto.
Lebih lanjut ia menambahkan pencarian terus dilakukan oleh masyarakat,BNPB(Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Kepolisian dan Koramil.
"Kami masih belum bisa memastikan apakah Minan juga ikut hanyut atau tidak, karena anak korban ini sedikit mengalami keterbelakangan mental. Bisa saja ketika melihat Ibunya terjatuh, Minan merasa takut dan melarikan diri entah kemana. Meski demikian, kami masih terus mencarinya, baik di sepanjang aliran sungai hingga ke hutan,” jelasnya.
Terkait korban Dayak, menurut Amir Koto, korban telah dimakamkan di areal pemakaman keluarga di kawasan Talago pada Rabu (26/11) sekitar pukul 12.00 WIB.
"Atas kejadian ini, kami berencana untuk memperbaiki dan memperlebar jembatan darurat itu. Dulu, salah seorang warga kami juga pernah terpeleset di jembatan yang sama, namun warga itu selamat,” ujar Amir. (Rudi)

Post a Comment