Dari Hobi Menjadi Peluang Usaha
Oleh : Rudi Arnel
JANGAN sekalipun meremehkan hobi. Terbukti banyak entrepreneur sukses berawal dari hobi, dari hobi memasak, membuat kerajinan, menulis, hingga mengutak-atik barang-barang elektronik. Kenapa tidak mengembangkannya menjadi bisnis yang menguntungkan?
Hobi boleh dibilang sebagai sebuah pemenuhan kebutuhan batiniah untuk melepaskan diri dari kejenuhan karena rutinitas keseharian. Karena sifatnya itulah, yang berlaku dalam soal hobi adalah kesenangan yang tak terhingga. Dan ketika hobi diboyong ke dalam wilayah bisnis atau peluang usaha, kerapkali berhasil dengan baik.
Salah satu contohnya adalah apa yang telah dilakukan Muhammad Ilham (27 th), pemuda yang tinggal di Birugo Bukittinggi ini. Di kala para pemuda saat ini disibukkan dengan berbagaI hobi yang kurang bermanfaat, dia malah melakukan sebaliknya. Mencoba jalan hidupnya bermula dari kegemarannya bermain handphone (HP), dari kebiasaan ini ia mulai melihat dan mengamati bagaimana seandainya HP yang dipakainya rusak.
Berawal ide usaha ini dikembangkan Ilham, ketika HP-nya rusak dan memperbaikinya kepada seorang bapak-bapak yang sudah agak tua. Ia melihat bapak itu dapat memperbaiki HP-nya yang rusak itu. Dan ia pun agak terkejut, karena dengan cepat sibapak itu bisa memperbaikinya. Saat itulah Ilham mulai berpikir dan mencoba untuk membuka software dan mengutak-atik HP tersebut. Pria ini tidak pernah mengikuti pelatihan atapun kursus khusus tentang perbaikan HP (otodidak).
Dengan bergaul dengan sesama, serta tekun terus belajar dan tak bosan bertanya-tanya inilah ia sedikit demi sedikit mulai memahami hobi sehingga menjadi profesi yang dapat menghasilkan uang. Sehingga dalam kurun waktu setahun ia belajar (saat itu di tahun 2011) ia mampu memperbaiki HP teman-teman terdekatnya.
Dari situlah Ilham mulai membuka usaha kecil-kecilan hingga akhirnya mampu menyewa kios kecil di seputaran Birugo Jalan Sudirman Bukittinggi. Dan sekarang pria yang dikenal ramah ini dapat memperbaiki berbagai jenis telpon genggam bermerk apa saja, seperti: blackberry, Android dan Tablet. Dia juga menjual berbagai sparepart kebutuhan alat-alat elektronik dengan harga yang tidak terlalu mahal.
Ketika M.Ilham ditemui di sela-sela kesibukannya, mengatakan akan terus mengembangkan usaha yang saat ini ditekuninya meskipun tidak ada bantuan dari bapak angkat ataupun pemerintah. "Saya akan terus mengembangkan usaha ini. Dan kepada pelanggan yang HP-nya rusak yang tidak terlalu berat, perbaikannya bisa ditunggu," ujar Ilham.
Ketika ditanya berapa penghasilan yang diperoleh dari hasil usahanya, Ilham terkesan enggan untuk menjawab, namun menurutnya, lumayanlah. “Alhamdulillah lah bang, hasilnya lumayan untuk saya dan masa depan. Bisa untuk pembeli emas segantang,” ujarnya dengan bercanda. (*)
![]() |
| Muhammad Ilham (pakai kaca mata) saat sibuk menekuni usahanya di kiosnya di Jl Sudirman, Birugo, Bukittingi |
Hobi boleh dibilang sebagai sebuah pemenuhan kebutuhan batiniah untuk melepaskan diri dari kejenuhan karena rutinitas keseharian. Karena sifatnya itulah, yang berlaku dalam soal hobi adalah kesenangan yang tak terhingga. Dan ketika hobi diboyong ke dalam wilayah bisnis atau peluang usaha, kerapkali berhasil dengan baik.
Salah satu contohnya adalah apa yang telah dilakukan Muhammad Ilham (27 th), pemuda yang tinggal di Birugo Bukittinggi ini. Di kala para pemuda saat ini disibukkan dengan berbagaI hobi yang kurang bermanfaat, dia malah melakukan sebaliknya. Mencoba jalan hidupnya bermula dari kegemarannya bermain handphone (HP), dari kebiasaan ini ia mulai melihat dan mengamati bagaimana seandainya HP yang dipakainya rusak.
Berawal ide usaha ini dikembangkan Ilham, ketika HP-nya rusak dan memperbaikinya kepada seorang bapak-bapak yang sudah agak tua. Ia melihat bapak itu dapat memperbaiki HP-nya yang rusak itu. Dan ia pun agak terkejut, karena dengan cepat sibapak itu bisa memperbaikinya. Saat itulah Ilham mulai berpikir dan mencoba untuk membuka software dan mengutak-atik HP tersebut. Pria ini tidak pernah mengikuti pelatihan atapun kursus khusus tentang perbaikan HP (otodidak).
Dengan bergaul dengan sesama, serta tekun terus belajar dan tak bosan bertanya-tanya inilah ia sedikit demi sedikit mulai memahami hobi sehingga menjadi profesi yang dapat menghasilkan uang. Sehingga dalam kurun waktu setahun ia belajar (saat itu di tahun 2011) ia mampu memperbaiki HP teman-teman terdekatnya.
Dari situlah Ilham mulai membuka usaha kecil-kecilan hingga akhirnya mampu menyewa kios kecil di seputaran Birugo Jalan Sudirman Bukittinggi. Dan sekarang pria yang dikenal ramah ini dapat memperbaiki berbagai jenis telpon genggam bermerk apa saja, seperti: blackberry, Android dan Tablet. Dia juga menjual berbagai sparepart kebutuhan alat-alat elektronik dengan harga yang tidak terlalu mahal.
Ketika M.Ilham ditemui di sela-sela kesibukannya, mengatakan akan terus mengembangkan usaha yang saat ini ditekuninya meskipun tidak ada bantuan dari bapak angkat ataupun pemerintah. "Saya akan terus mengembangkan usaha ini. Dan kepada pelanggan yang HP-nya rusak yang tidak terlalu berat, perbaikannya bisa ditunggu," ujar Ilham.
Ketika ditanya berapa penghasilan yang diperoleh dari hasil usahanya, Ilham terkesan enggan untuk menjawab, namun menurutnya, lumayanlah. “Alhamdulillah lah bang, hasilnya lumayan untuk saya dan masa depan. Bisa untuk pembeli emas segantang,” ujarnya dengan bercanda. (*)
%2Bsaat%2Bsibuk%2Bmenekuni%2Busahanya%2Bdi%2Bkiosnya%2Bdi%2BJl%2BSudirman%2C%2BBirugo.jpg)
Post a Comment