Longsor di Agam, Satu Jembatan Ambruk
![]() |
| Kondisi jembatan putus di Kabupaten Agam. Foto Budi |
Jembatan yang putus itu berada di Jorong Kampung Melayu, Nagari Sitalang. Jembatan ini sekaligus sebagai akses penghubung antara Kampuang Melayu menuju Rimbo Laweh. Sementara jalan tertimbun longsor merupakan penghubung Batu Kambing Kecamatan Ampek Nagari ke Koto Alam Kecamatan Palembayan.
Camat Ampek Nagari M Idrus ketika dihubungi minangterkini, Kamis (27/11/2014) mengatakan, jembatan yang putus itu merupakan jalan untuk membawa hasil perkebunan masyarakat seperti, kelapa sawit, karet dan lainnya.
"Jumlah warga yang tinggal di daerah itu sebanyak dua kepala keluarga dan mereka terpaksa melewati jembatan darurat untuk ke daerah lain," terangnya.
Sementara itu, Bupati Agam Indra Catri menambahkan, Pemkab Agam akan membangun jembatan ini dalam waktu dekat. Sementara untuk jalan yang tertimbun longsor, segera dibersihkan mengunakan alat berat dari Dinas Pekerja Umum Kabupaten Agam.
Bupati menambahkan, curah hujan sangat tinggi melanda Kabupaten Agam dari Rabu pagi hingga sore, mengakibatkan beberapa titik longor dan banjir. Longor terjadi di Kelok 10 Kecamatan Tanjung Raya, Lambah Kecamatan Matur, Sitalang Kecamatan Ampek Nagari dan Bukik Malintang Kecamatan Tanjung Mutiara.
Sementara banjir terjadi di Gasan Kaciak dan daerah lainnya di Kecamatan Tanjung Mutiara. "Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini," kata bupati.
Dengan kejadian ini, Indra Catri mengimbau kepada masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah rawan longsor, sehingga tidak ada korban jiwa. (Rudi)

Post a Comment