Header Ads

test

Honor Guru PAUD di Payakumbuh Dinaikkan Menjadi Rp400.000/Bulan

Alex Wijaya
PAYAKUMBUH, MINANGTERKINI- Para guru honor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Payakumbuh, agaknya kini mulai sedikit berlega hati, setelah DPRD Kota Payakumbuh menyetujui kenaikkan honor mereka pada tahun anggaran 2015 ini. 

Kenaikan itu disampaikan juru bicara DPRD Kota Payakumbuh, Alex Wijaya ST, pada rapat paripurna DPRD pengambilan keputusan tentang Ranperda APBD tahun 2015, di Aula Kantor DPRD setempat, Sabtu (29/11).

Dalam laporan tersebut, Alex menyampaikan, bahwa dalam APBD, anggaran di Dinas Pendidikan dapat disetujui dengan catatan honor guru PAUD sebanyak 160 orang dinaikan sebesar Rp150.000,/bulan, sehingga menjadi  Rp400.000/ bulan.

Dikatakannya, selama pembahasan  RAPBD  yang dilaksanakan oleh Banggar dengan TAPD sudah dapat disepakati antara lain misi program PAUD mengupayakan layanan pendidikan bagi seluruh anak di Indonesia tanpa terkecuali dalam membentuk manusia seutuhnya.

“Karena Dinas Pendidikan adalah program unggulan masyarakat Kota Payakumbuh. Maka, kami harapkan dalam rangka mendukung pencapain target program PAUD Nasional yakni satu desa/satu kelurahan. Sayangnya, ternyata masih ada beberapa kelurahan yang belum memiliki PAUD yakni Kelurahan Bodi, Balai Nan Tuo, Piliang, Nunang dan Cubadak Aia,” ungkapnya.

Alex juga menyampaikan, meskipun untuk melahirkan sebuah Perda, memerlukan nafas panjang, tentunya tidak  semua aspirasi masyarakat dapat tertampung secara keseluruhan. “Namun pada tahun anggaran 2015 mendatang secara bertahap kita tingkatkan, seperti di Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Di Dinas Pendidikan ini, Alex juga menekankan, terhadap pengadaan buku-buku yang dibiayai  dari dana DAK, dewan mengharapkan kedepan agar Dinas Pendidikan tidak ada lagi diintervensi pihak tertentu. Ditegaskan, untuk pengadaan buku mesti diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku, buku bisa sampai di sekolah tepat waktu sehingga murid tidak dirugikan.

“Program kegiatan Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan terbentuknya tim PBB di tingkat SMA/SMK Kota Payakumbuh, juga merupakan kegiatan baru yang dapat disetujui,” ucap Alex.

Kemudian, sebut anggota dewan muda dan yang termuda setelah Wulan Denura. S.ST dari partai Gerindra itu, untuk meningkatkan mutu layanan PAUD Pemerintah Kota Payakumbuh telah meyediakan dana insentif pendidik PAUD, rehabilitasi bangunan, pembuatan pagar dan penyediaan alat permainan edukatif (APE) dan peningkatan mutu pendidik PAUD melalui pelatihan serta magang bagi pendidik dan pengelola.

Keberadaan lembaga PAUD formal (TK) dengan PAUD non formal (KB, SPS, TPA) in, sambungnya, untuk pengelolaan secara nomen kelatur masih terpisah (Dikelola 2 bidang : bidang TK/SD dan bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI).

“Hingga kini, DPRD masih punya beberapa catatan-catatan kecil yang harus kita sikapi secara bersama-sama. Sehinga PAUD Kota Payakumbuh benar-benar dapat mencetak karakter generasi muda dari dini,” imbuh Alex.

“Kita mengimbau, untuk terselenggaranya pembinaan lembaga pendidikan maupun pendidik PAUD, diharapkan kepada Dinas Pendidikan bersama jajarannya melibatkan berbagai komponen. Diantaranya Bunda PAUD, Himpaudi, forum PAUD, LPM, TP-PKK, Dharmawanita Persatuan dan tokoh masayarakat serta organisasi sosial lainnya,“ ujar Alex Wijaya menyampaikan. (skt)

Tidak ada komentar