Perbaiki Jalan Amblas, PU Sumbar Turunkan 4 Alat Berat ke Tanjung Pauh
![]() |
Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus bersama Kapolres, Dandim 0306 Limapuluh Kota ketika turun ke lokasi. |
Demikian disampaikan Isman, Pengawas Peningkatan Jalan Nasional 07 pada Satker Peningkatan Struktur Jalan Nasional Wilayah I Sumatera Barat, kepada minangterkini.com yang dikonfirmasi melalui handphone selulernya, tadi siang.
Isman memperkirakan, untuk memperbaiki jalan amblas tersebut, dibutuhkan waktu hingga 3 hari kedepan. “Gorong-gorong sudah didatangkan dari Padang. Sekarang sedang dirakit di lokasi. Diperkirakan, 3 hari kedepan, ruas jalan Sumbar-Riau selesai diperbaiki dan sudah bisa untuk dilewati kembali,”jelasnya.
Dia menjelaskan, amblasnya ruas jalan disebabkan tak mampunya tanah pada jalan tersebut untuk menahan debit air yang mengalir. Sehingga, tanah dibawa turut dibawa air hingga menyebabkan amblasnya ruas jalan sumbar-Riau tersebut.
“Jalan tersebut merupakan pertemuan antara 2 perbukitan sekaligus tempat mengalirnya air. Dengan debit air yang tinggi, sehingga tanah tidak bisa menahan aliran air dan membuat tanah turut bergerak,” jelasnya.
Dikatakannya lebih lanjut, dalam mengatasi kerusakan ruas jalan yang amblas tersebut, Satker Peningkatan Struktur Jalan Nasional Wilayah I Sumatera Barat memasang satu unit gorong-gorong baja dengan diameter 2 meter dan panjang 40 meter.
“Gorong-gorong tersebut ditimbun dipadatkan dengan tanah dan dilakukan pengaspalan sehingga ruas jalan kembali nornal. Dahulu gorong-gorong sudah dipasang. Diperkirakan gorong-gorong tersumbat oleh kayu dan tanah, sehingga tidak mampu lagi untuk mengaliri air. Kali ini, gorong-gorong baru kembali dipasang,” paparnya.
Sementara Wakil Bupati Limapuluh Kota yang ikut meninjau ke lokasi terputusnya akses Limapuluh Kota menuju ke Pekanbaru itu, menyampaikan, agar masyarakat pengguna ruas jalan Sumbar-Riau tetap bersabar akibat putusnya akses lalulintas hingga beberapa hari kedepan.
“Kita harap kepada masyarakat tetap bersabar. Terutama pengusaha telur dan ayam yang umunya berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota. Pengerjaan jalan amblas terus dipacu hingga saat ini dan 3 hari kedepan, akses Sumbar-Riau kembali normal,” ujar Asyirwan Yunus Wakil Bupati Limapuluh Kota singkat saat dihubungi melalui handphone selulernya. (sakti)

Post a Comment