Header Ads

test

Pedagang Terpaksa Bongkar Muat Barang di Lokasi Jalan Amblas

Pedagang telur ayam asal Limapuluh Kota membongkar dagarannya di lokasi longsor. Foto Lili
LIMAPULUH KOTA, MINANGTERKINI- Sejumlah kendaraan roda empat mengangkut barang sembako berupa telur dan ayam,  serta  sudah terhenti di lokasi amblasnya ruas jalan Sumbar-Riau, terpaksa melakukan bongkar muat barang di lokasi jalan putus tersebut.

Barang-barang tersebut dibongkar, kemudian diangkut berjalan kali sepanjang jalan rusak. Di seberang, sudah menunggu kendaraan lain untuk melanjutkan tujuan barang yang akan dihantar.

Menurut pengakuan dari sejumlah sopir pengangkut barang tersebut, hal itu dilakukan mengingat waktu perjalanan melalui jalur Kiliran Jao-Rengat terlalu lama. Sehingga, dengan melakukan bongkar muat barang, terasa lebih cepat dibandingkan harus balik dan melakukan perjalanan jalur Kiliran Jao- Rengat.
 

“Barang diturunkan di lokasi dan diangkut ke kendaraan yang sudah menunggu di seberang. Hal ini lebih cepat dibandingkan harus balik dan melakukan perjalanan melalui jalur Kiliran Jo. Kalau menuruti tersebut , bisa menghambiskan waktu hingga 12 perjalanan. Tetapi dengan bongkar muat, paling tidak hanya memakan waktu  2  jam dan ditambah jarak tempuh ke Pekanbaru sekitar  2 jam perjalanan,” ungkap salah seorang sopir telur asal Kabupaten Limapuluh Kota.

Hingga saat ini, amblasnya ruash jalan Sumbar-Riau masih dilakukan perbaikan untuk pemasangan gorong-gorong di ruas jalan tersebut. Antrian kendaraan roda empat yang menyebabkan macet hingga puluhan kilometer, kini sudah mulai berkurang.

Sejumlah kendaraan dari Sumbar , mengalihkan perjalanan melalui jalur Payakumbuh-Tanah Datar-Sawahlunto-Kiliran Jao-Rengat, Riau. Begitupun, 6 jam dikerjalan,  sejumlah kendaraan roda dua, sudah bisa dilewati. “Kendaraan roda dua, sudah bisa melewati jalan amblas tetapi mereka harus berhati-hati,”kata Asyirwan Yunus saat meninjau  lokasi amblasnya ruas jalan Sumbar-Riau.(sakti)


Tidak ada komentar