Banjir Bandang Setinggi Tiga Meter Hantam Solok Selatan
![]() |
| Banjir bandang di Nagari Sei Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Bara. Foto Okezone.com |
Keterangan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Sumardianto, kepada wartawan di Solok Selatan, banjir berlumpur atau galodo itu merendam sekitar 150 rumah warga yang berada dua jorong Nagari Sei Kunyit, yakni Jorong Pasar dan Taratak serta perumahan karyawan PTPN VI. Akibatnya, petugas gabungan terpaksa mengevakuasi 821 warga dari 148 kepala keluarga.
“Hujan lebat mengguyur daerah itu sejak kemarin sore menyebabkan Sungai Batang Pangean yang berada di Kecamatan Sangir Balai Janggo meluap bercampur lumpur pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB hingga mencapai ketinggian tiga meter, Sementara ketebalan lumpur yang masuk ke rumah warga mencapai 50 centimeter,” ungkapnya seperti dilansir okezone.com.
Menurut Sumardianto, banjir bandang yang terjadi kali ini merupakan yang terbesar sejak tahun 1978. Ia menambahkan, galodo tersebut datang secara tiba-tiba sehingga masyarakat yang terkena dampak langsung banjir tersebut tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara untuk jumlah kerugian materil, sebutnya, saat ini petugas tengah melakukan pendataan. Pagi ini, dilaporkan banjir sudah surut, tapi masyarakat belum bisa melakukan aktivitasnya.
Sementara Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Solok Selatan, Zulkarnaini, menyebutkan, saat ini tengah menyalurkan bantuan berupa beras, peralatan dapur umum serta nasi bungkus kepada korban banjir. "Bantuan sudah bergerak. Sebentar lagi sampai di lokasi," katanya.
Ia menambahkan pihaknya bersama BPBD juga akan membangun dapur umum. "Dapur umum saat ini sedang dibuat, kita akan berkordinasi dengan berbagai pihak menangani bencana ini,” tandas. (*/sakti)

Post a Comment