Sumbar Berharap Terimbas Kemajuan Pariwisata Bali
BALI, MINANGTERKINI- Sebagai daerah yang saat ini sedang gencar mengembangkan potensi kepariwisataan, Provinsi Sumatera Barat berharap mendapat imbas dari kemajuan pariwisata Bali. Sumbar sengaja memilih Bali sebagai tempat pelaksanaan pameran yang menampilkan budaya dan potensi pariwisata daerah tersebut. Bahkan, kegiatan yang berlangsung di Pantai Legian itu dibuka langsung oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Kamis (13/11) petang.
Dalam sambutannya, Irwan Prayitno menyampaikan harapan agar daerah yang dipimpinnya dapat menimba lebih banyak lagi ilmu kepariwisataan dari Bali. Salah satu strategi yang menarik perhatiannya adalah promosi tiada henti yang dilakukan Bali dalam mengembangkan sektor kepariwisataan. Padahal, tambah dia, kemajuan sektor pariwisata Bali sudah tak perlu diragukan lagi.
“Bali yang sudah sedemikian terkenal, hingga kini tetap gencar melakukan promosi. Apalagi Sumatera Barat yang memang belum begitu dikenal,” ujarnya seperti dilansir posbali.
Belajar dari hal tersebut, pihaknya berketetapan hati untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk biaya promosi. Lebih dari itu, Irwan minta jajarannya agar membangun kerjasama yang lebih intensif ke depannya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Irwan juga tak menyangsikan lagi multiplier effect dari kemajuan sektor pariwisata. Sektor ini, tambah dia, sudah terbukti memberi imbas positif pada pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Dia berharap, Sumbar Expo yang berlangsung hingga Minggu (16/11) mampu memperkenalkan Sumbar ke dunia internasional.
Sementara itu, Gubernur Bali yang diwakili Wagub Ketut Sudikerta menyambut positif terlaksananya kegiatan yang memberi ruang bagi pelaku pariwisata Sumbar untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi keindahan alam daerahnya. Dalam kerangka kerjasama antar daerah, kegiatan ini menjadi salah satu wahana untuk mempererat semangat persatuan, khususnya dalam pengembangan pariwisata.
Terlebih, Bali dan Sumbar memiliki kesamaan dalam pengembangan pariwisata yaitu berpijak pada kekayaan budaya daerah. Dia berharap, kegiatan ini menjadi ajang promosi yang efektif bagi kemajuan pariwisata dua daerah dan memberi dampak positif bagi pembangunan kepariwisataan secara nasional.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Pastika juga mengingatkan ketatnya persaingan yang dihadapi dalam pembangunan sektor ini. Negara dari berbagai belahan dunia saat ini tengah gencar dalam mengembangkan sektor kepariwisataan. Karena itu, Pastika mengajak seluruh komponen terkait dua daerah untuk terus meningkatkan kualitas destinasi, promosi dan sumber daya pariwisata. (sakti)
Dalam sambutannya, Irwan Prayitno menyampaikan harapan agar daerah yang dipimpinnya dapat menimba lebih banyak lagi ilmu kepariwisataan dari Bali. Salah satu strategi yang menarik perhatiannya adalah promosi tiada henti yang dilakukan Bali dalam mengembangkan sektor kepariwisataan. Padahal, tambah dia, kemajuan sektor pariwisata Bali sudah tak perlu diragukan lagi.
“Bali yang sudah sedemikian terkenal, hingga kini tetap gencar melakukan promosi. Apalagi Sumatera Barat yang memang belum begitu dikenal,” ujarnya seperti dilansir posbali.
Belajar dari hal tersebut, pihaknya berketetapan hati untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk biaya promosi. Lebih dari itu, Irwan minta jajarannya agar membangun kerjasama yang lebih intensif ke depannya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Irwan juga tak menyangsikan lagi multiplier effect dari kemajuan sektor pariwisata. Sektor ini, tambah dia, sudah terbukti memberi imbas positif pada pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Dia berharap, Sumbar Expo yang berlangsung hingga Minggu (16/11) mampu memperkenalkan Sumbar ke dunia internasional.
Sementara itu, Gubernur Bali yang diwakili Wagub Ketut Sudikerta menyambut positif terlaksananya kegiatan yang memberi ruang bagi pelaku pariwisata Sumbar untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi keindahan alam daerahnya. Dalam kerangka kerjasama antar daerah, kegiatan ini menjadi salah satu wahana untuk mempererat semangat persatuan, khususnya dalam pengembangan pariwisata.
Terlebih, Bali dan Sumbar memiliki kesamaan dalam pengembangan pariwisata yaitu berpijak pada kekayaan budaya daerah. Dia berharap, kegiatan ini menjadi ajang promosi yang efektif bagi kemajuan pariwisata dua daerah dan memberi dampak positif bagi pembangunan kepariwisataan secara nasional.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Pastika juga mengingatkan ketatnya persaingan yang dihadapi dalam pembangunan sektor ini. Negara dari berbagai belahan dunia saat ini tengah gencar dalam mengembangkan sektor kepariwisataan. Karena itu, Pastika mengajak seluruh komponen terkait dua daerah untuk terus meningkatkan kualitas destinasi, promosi dan sumber daya pariwisata. (sakti)
![]() |
| Suasana pembukaan Sumbar Expo 2014 di Legian Bali. Foto Desri |

Post a Comment