Ombudsmen Sumbar - KIPPAS CG - Balai Wartawan Sepakat Rembuk Bersama
![]() |
| Kepala Ombudsman Sumbar, Yunafri, berfoto bersama gabungan LSM se-Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, dan para anggota BW Luak Limopuluah. |
Ketiga lembaga tersebut adalah Ombudsmen RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang menamakan dirinya; Koalisi Independent Pemantau dan Penegak Aspirasi Rakyat untuk Clean dan Good Goverman (KIPPAS-CG), serta Balai Wartawan (BW) Luak Limopuluah.
Kesepakatan itu lahir saat Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Yunafri, didampingi KIPPAS-CG berkunjung ke Balai Wartawan (BW) Luak Limopuluah di Payakumbuh, Rabu (26/11) kemarin.
Penggagas KIPPAS-CG yang hadir di antaranya sejumlah pentolan LSM terkenal vokal di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, seperti Syaiful Rahman, Sevindra Juta, Risman Mansyur, Caang, Syawaludin Ayub, dan lain-lain.
Yunafri, kepada wartawan mengaku siap menerima laporan dari masyarakat, terkait adanya dugaan penyimpangan yang terjadi di lembaga pelayanan publik, seperti BUMN/BUMD, lembaga pengadilan, Badan Pertanahan Nasional, Kepolisian, Kejaksaan dan Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi Negeri, TNI, dan yang ada di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.
“Bagi masyarakat yang mau melaporkan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan itu, tidak usah marasa ragu atau takut, karena indentitas pelapor akan kita amankan atau kita lindungi,” tegas Yunafri.
Kesiapan mengungkapkan ketimpangan-ketimpangan atau adanya dugaan penyimpangan yang terjadi di lembaga pelayanan publik juga disampaikan penggagas KIPPAS-SG dalam diskusi berlangsung alot dan hangat tersebut.
Direncanakan, dalam waktu dekat ini akan diselenggarakan pertemuan atau rembuk bersama gabungan LSM se-Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang menamakan dirinya; Koalisi Independent Pemantau dan Penegak Aspirasi Rakyat untuk Clean dan Good Goverman (KIPPAS-CG) ini, dengan anggota Balai Wartawan (BW) Luak Limopuluah di Kota Payakumbuh.
Wartawan Tantang Ombudsmen
Dalam diskusi yang berlangsung akrab itu, sejumlah wartawan menantang komitmen ombudsmen Sumbar, untuk komit menyikapi adanya dugaan sejumlah kasus yang terjadi di Luak Nan Bungsu.
Seperti halnya, kasus dugaan korupsi pasca bencana Gunung Sago yang terjadi tahun 2010 lalu, kasus proyek pembangunan Kantor Balaikota Payakumbuh dan Kantor Bupati Limapuluh Kota, adanya dugaan punggutan di sekolah-sekolah dan banyak lagi kasus dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang terjadi di lingkungan Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota.
Setelah menerima masukan dan tantangan dari kalangan wartawan, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Propinsi Sumatera Barat, Yunafri, berjanji siap menerima untuk menyikapi kasus-kasus yang belum ditangani secara terbuka oleh penegak hukum itu.
“Kuncinya, jika ada laporan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum yang tidak serius menanggani sejumlah kasus, ombudsmen Sumbar siap menerima laporan masyarakat untuk kita sikapi,” aku Yunafri.
Tak hanya sebatas mengaku siap menerima laporan masyarakat, dia juga meminta dan mendorong para lembaga penegak hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan yang ada di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, agar melakukan penyidikan terhadap sejumlah kasus secara profesional.
“Jika ada lembaga penegak hukum di daerah ini yang berlama-lama menanggani sejumlah kasus, kita minta pihak penegak hukum itu secepatnya mengklirkan penangganan kasus tersebut,” ujar Yunafri. (skt)

Post a Comment