Header Ads

test

Ketua DPRD Payakumbuh : Kegiatan Padat Karya Mengurangi Pengangguran


YB Dt. Parmato Alam
PAYAKUMBUH, MINANGTERKINI- Berbicara soal pembangunan di Kota Payakumbuh, sebetulnya, tidak hanya bertumpu di Dinas Pekerjaan Umum (PU) semata, melainkan di beberapa SKPD juga ada program pembangun seperti di Dinas Sosial dan Naker, Pertanian, Perikanan, Pendidikan, Dinas Kesehatan dan sebagainya.



Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, kepada minangterkini.com di gedung dewan, Senin (10/11) kemarin.



“Contohnya di Dinas Sosial dan Naker, sudah dua tahun berturut-turut Kota Payakumbuh mendapat suntikan dana dari kegiatan padat karya (membuka jalan baru), dengan program penempatan dan perluasan kesempatan kerja,” ujar Yendri Bodra Dt. Parmato Alam.



Dikatakan, kegiatan pembukaan jalan baru yang dilaksanakan Dinas Sosial dan Naker itu, pada tahun 2013 dilaksanakan pembukaan jalan baru di Kelurahan Padang Tinggi-menuju Kelurahan Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat.





Kemudian pada tahun 2014 ini, Kota Payakumhuh berhasil mengondol dua paket pembukaan jalan baru dilokasikan di kelurahan Koto baru Balai Janggo menuju Kelurahan Balai Baru, Kecamatan Payakumbuh Utara. Setelah itu, dilaksanakan pembukaan jalan baru di kelurahan Koto Panjang Dalam menuju kelurahan Sungai Durian. Yang saat ini pengerjaannya sedang berlangsung.



“Berjalannya program dinas Sosial dan Naker itu, tergantung atas kesepakatan masyarakat dalam pembebasan tanah,” ujar YB. Dt. Parmato Alam.



Sementara, Kepala Dinas Sosial dan Naker kota Payakumbuh, Yummardius, yang dikonfirmasi terpisah, mengatakan, kegiatan padat karya ini memang ada setiap tahunnya.



“Maka, di tahun 2015 mendatang kita akan berusaha lagi ke pusat untuk menjemput dananya. Yang terpenting, program untuk mengangkat pengangguran ini, tergantung kepada kesepakatan masyarakat terhadap pembebasan tanah. Seperti yang telah kita laksanakan di tiga lokasi yakni kelurahan Padang Tinggi-Piliang, kelurahan Koto Baru Balai Janggo-Koto Baru dan Koto Panjang Dalam-Sungai Durian,” bebernya.



Ditambahkannya, pada tahun 2013 lalu, kegiatan padat karya yang dilakukan di Kelurahan Padang Tinggi- Piliang menghabis dana sebesar Rp260 juta. “Kemudian, di kelurahan Koto Baru Balai Janggo-Balai Baru menelan dana sebanyak lebih kurang Rp550 juta dan di kelurahan Koto Panjang Dalam sebesar Rp253 juta,” ujar Yummardius. (sakti)

Tidak ada komentar