Fraksi Demokrat Dorong Pencapaian Target PAD Payakumbuh
![]() |
| Ridwan SH menyampaikan pandangan Fraksi Demokrat kepada Ketua DPRD |
Hal itu disampaikan juru bicara FD, Ridwan, SH, ketika menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi di hadapan pimpinan DPRD dan SKPD serta para undangan lainnya di Gedung Dewan, Senin (10/11).
“Kita lihat, pada APBD tahun anggaran 2015, terjadi peningkatan sebesar 14,74% dibandingkan dengan PAD tahun 2014 sebesar Rp60.965.911.396, menjadi Rp69.955.234.995. Maka, FD mengapresiasi Pemko Payakumbuh dalam peningkatan PAD ini,” ungkap Ridwan, SH.
Dijelaskan Ridwan, ke depan pemerintah daerah harus melakukan optimalisasi sumber-sumber PAD, dengan berbagai program kegiatan yang akan mendukung keberdayaan peningkatan ekonomi berbasis lokal, serta yang tidak kalah penting adalah mengantisipasi kebocoran pendapatan tersebut.
Menurutnya, mencermati semakin kompleksnya tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat, maka kebutuhan belanja daerah akan terus mengalami peningkatan, baik untuk belanja langsung maupun belanja tidak langsung, yang dianggarkan sesuai objek belanja berdasarkan kewenangan pemerintah daerah.
“Untuk tetap menjamin terselenggaranya kegiatan umum pemerintahan, dan pembangunan, serta pemberian pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat, maka dalam mengalokasikan belanja daerah Pemko Payakumbuh harus melaksanakan dengan menggunakan sistem skala prioritas dalam memilih berbagai alternatif program dan kegiatan pembangunan yang menjadi kebutuhan dasar di masyarakat,” ujarnya.
Di samping itu. Disampaikan Ridwan, mengingat sangat pesatnya perkembangan penduduk, yang sekaligus meningkatnya taraf ekonomi masyarakat, maka perlu kiranya pengendalian dan penataan pada suatu daerah. Seiring dengan itu, FD melihat Pemko Payakumbuh dapat mengatur pola keseimbangan daerah dengan kebutuhan lingkungan yang lain, seperti tersedianya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tengah masyarakat.
“Ke depan, FD meminta kepada Pemko Payakumbuh untuk mengevaluasi seluruh produk perda yang tidak sesuai dan Ranperda baru yang akan diajukan untuk dicermati lebih dulu, sehingga rencana Prolegda tahun 2015 mendatang sesuai yang telah kita sepakati bersama,” ujar Ridwan. (sakti)

Post a Comment