Dewan akan Tinjau Saluran Tersumbat di Belakang Kantor PDAM Payakumbuh
PAYAKUMBUH, MINANGTERKINI- Anggota Fraksi PDI-P-Hanura DPRD Kota Payakumbuh, Yanuar Gazali,SE, menyebutkan, persoalan-persolan kecil yang terjadi di tengah masyarakat, sebetulnya tidak perlu menunggu APBD, karena dapat diatasi secara pribadi.
“Misalnya, pembuatan pos ronda, pembuatan lapangan futsal, kesulitan-kesulitan masyarakat untuk biaya sekolah, seperti membeli pakaian seragam, buku-buku, foto copy bahan ajar bagi siswa SMP dan sebagainya," kata Yanuar Gazali kepada wartawan di Kantor DPRD Kota Payakumbuh, Rabu (5/11).
Dipaparkan, An Udo nama akrap Yanuar Gazali, yang harus kita perjuangan untuk masyarakat adalah persoalan berat untuk kelompok masyarakat. Seperti pembangunan drainase, irigasi, jalan dan TPA-TPA di beberapa mesjid dan mushalla.
“Percayalah, saya akan terus komit dengan konstituen (masyarakat.Red), duduk sebagai anggota dewan adalah perjuangan, memperjuangan setiap aspirasi masyarakat. Yang jelas masyarakat kota Payakumbuh, khususnya warga kenagarian Limbukan, jangan segan-segan membuat proposal, akan kita perjuangkan sekuat tenaga kita," jelas An Udo.
Saat ini, kata suami dr. Ade Juserina yang sehari-hari bertugas sebagai kepala Puskesmas Ibuh, kecamatan Payakumbuh Barat, yang sangat fatal saluran irigasi di kelurahan Padang Hilir, persisnya di belakang PDAM Payakumbuh, sejak dulu hingga sekarang belum pernah tersentuh oleh pembangunan.
Dalam waktu dekat anggota dewan akan turun kelapangan meninjau keadaan irigasi dimaksud. Ini harus kita perjuangkan secepatnya. Sebab, jika saluran irigasi tersebut kita biarkan berlama-lama tentu akan berdampak buruk kepada pemilik sawah maupun kepada masyarakat setempat.
"Yang terpenting, kita minta kepada warga kelurahan Padang Tiakar Hilir, agar memasukannya dalam Musrenbang sakala priotitas, yang akan dimulai bulan Januari 2015 mendatang," katanya.

Post a Comment