Baku Tembak TNI Vs Polri di Batam
![]() |
| Ilustrasi |
Seperti dilansir tempo.co, keributan dimulai di tempat pengisian bahan bakar. Ketika itu, dua anggota tentara mengisi bensin dan bertemu dua anggota Brimob yang sama-sama ingin mengisi bahan bakar, diawali oleh saling lirik, kemudian terjadilah percekcokan di antara mereka. Merasa tidak senang, salah seorang tentara memanggil rekan-rekannya sebanyak 30 orang untuk menyerang Markas Brimob. Akibat penyerangan tersebut, dua ruangan dihancurkan oleh anggota tentara, salah satunya poliklinik.
Peristiwa tersebut mereda setelah datangnya Danrem Kepulauan Riau Brigadir Jenderal TNI Eko Mardiyono. Setelah itu, mereka mengadakan konferensi pers dan sepakat untuk berdamai.
Namun, pada pukul 20.00 terdengar tembakan yang makin lama makin sering. Bahkan, dari jarak 100 meter masih mendengar suara tembakan yang sporadis. Hingga berita ini ditulis, baku tembak masih terdengar. "Kami khawatir kena peluru nyasar," ujar Anton, 27 tahun warga Perumahan Wanamas, Rabu, 19 November 2014. Hingga kini belum diketahui jumlah korban yang jatuh. (skt)

Post a Comment